mudahnya segala
tersulap cantik menjelma
tanpa meminta
terpulas kerling
satu dua kebingungan
terlambung seru
penuh pamrih lampu
melatar jingkrak
berputar segala jingkat
dalam tari dan
senyum penuh teknik
di antara lain
yang juga banyak
terinjak lunjak
dalam malas bertanda
berlarian tercecer
mabuk di keramaian
berhirupan
saripati hasrat dan kegilaan
setiap dahi
bertabrakan di jalan
kota merapal
muslihat
sebagai nada-nada
yang dengan sigap
seramai oh
melingkupi udara
dan kabur
pandang bertabur
di pusat gunjing
rebah tempo sekopian
menghambur
semai kisah-kisah
berantai penaklukan
berbaur deru
tak ragu mengecup
kedip sesaat awan
yang berubah
menjadi pula
kembali perang
dan kabur
pandang bertabur
baikkah mungkin
terkantuk saja serta
berayunan
dalam nyala cerita-cerita
karena saat lampu
padam temaram
tampaknya diam
tak jadi runyam
lagipula di genggam
bumi batu besar
pernahkah
sekali saja berbisik
cahaya
sebagai mulia pesona kata
sedalam jernih
penuh ingin semesta
kawanku, mataku, padaku
katakan bagaimana segalanya bermula
Sabtu, Juli 18, 2009
Kamis, Juli 16, 2009
rumah bahagia
pada kuncup jejak warna
setelah berabad jantung
berbilang kau tikam
akankah indah senyap
sunyi yang kau puja
mengingat harum dupa
kau lambung tak bersisa
seyakin apa kiranya
kau hilangkan lainnya
lihatlah seksama
saat nyalang merapat
mungkinkah sepoi terasa
girang bergigit dalam
kabut remang menebal
hingga ke sumsum rindu
tubuh raksasa pujaan
tempat insan piara
angan bebas kemana
maka
bertuntun hiduplah singgah
dalam rumah
bahagia
mengejar suara-suara
setelah berabad jantung
berbilang kau tikam
akankah indah senyap
sunyi yang kau puja
mengingat harum dupa
kau lambung tak bersisa
seyakin apa kiranya
kau hilangkan lainnya
lihatlah seksama
saat nyalang merapat
mungkinkah sepoi terasa
girang bergigit dalam
kabut remang menebal
hingga ke sumsum rindu
tubuh raksasa pujaan
tempat insan piara
angan bebas kemana
maka
bertuntun hiduplah singgah
dalam rumah
bahagia
mengejar suara-suara
Rabu, Juli 08, 2009
KOTA NYALA KAU TANYALAH
kotak nyala kotanyalah
kota enyahlah rebah
kota nyala merah
kau tak enyahlah marah
kau tanyalah kilah
kau tak nyala gagah
kota nyala darah
kau tak enyahlah cegah
kau tanyalah gerah
kau tak nyala genah
kotak nyala kotanyalah
kota enyahlah pecah
kota enyahlah rebah
kota nyala merah
kau tak enyahlah marah
kau tanyalah kilah
kau tak nyala gagah
kota nyala darah
kau tak enyahlah cegah
kau tanyalah gerah
kau tak nyala genah
kotak nyala kotanyalah
kota enyahlah pecah
Rabu, Juli 01, 2009
WAKTU,JARI,WAKTU
derrr
meski jari
hilang tiga
gitar ini
kumain juga
teng
menekan satu
terpetik dua
kujadi lagu
nada ceria
jet ceng
ketika lima
ada semua
cuma dapat
kumain empat
jreng
dua kiri
tinggal tersisa
namun tari
indahnya kutala
teng jreng jet
cing cing
teng jreng jet
derrr
meski jari
hilang tiga
gitar ini
kumain juga
teng
menekan satu
terpetik dua
kujadi lagu
nada ceria
jet ceng
ketika lima
ada semua
cuma dapat
kumain empat
jreng
dua kiri
tinggal tersisa
namun tari
indahnya kutala
teng jreng jet
cing cing
teng jreng jet
derrr
FADJAR SUNGSANG SASAK CINTAAN
suluh jemari menyusun
kerdil tumbuh pohon
terselip padat terang
buah keinginan
dengan pengaruh
dalam jamuan
rimbun cintaan terkepung
terpaksa berubah indah
berhajat dalam lelap
pelan terbujuk
setengah mengutuk
diam berangguk
benarkah ini perang
sebab di sepi letusan
bergilir segala hilang
tanpa rencana
tanpa racun
tanpa pembunuhan
dan terlihat sejengkalan cuma
langit kian saja merapat
entah kenapa pula kini
hanya setinggi batu-batu..
nyanyian masih terdendang..sembarangan saja menghibur
selalu tentang manusia..namun tanpa cinta
kerdil tumbuh pohon
terselip padat terang
buah keinginan
dengan pengaruh
dalam jamuan
rimbun cintaan terkepung
terpaksa berubah indah
berhajat dalam lelap
pelan terbujuk
setengah mengutuk
diam berangguk
benarkah ini perang
sebab di sepi letusan
bergilir segala hilang
tanpa rencana
tanpa racun
tanpa pembunuhan
dan terlihat sejengkalan cuma
langit kian saja merapat
entah kenapa pula kini
hanya setinggi batu-batu..
nyanyian masih terdendang..sembarangan saja menghibur
selalu tentang manusia..namun tanpa cinta
Langganan:
Komentar (Atom)
KE SUE IDAP KU BERAJONG.....NDEK NE BUEQ JUAQ BELON PENGORONG....
I LOVE KOOFEE,KOOFEE LOVE ME,GIVE ME A CUP OF KOOFEE,AND I'LL GIVE YOU THE REAL KOOFEE