sekarat makna terpikat tanda
lahir sengau di pucuk randu
mengenal kau pahami kau
segala daya sahuti gema
Rabu, Juni 17, 2009
Minggu, Juni 07, 2009
YANG DINGIN(dan sejak lama aneh)
menala warna lain semilir
terbujur saja kaku wajar
pengap penuh ulat gelisah
terbaring,putih,diam,lengang
dingin dan sejak lama aneh
di dahi segala acuh terpancang
membujuk mimpi erat berteman
kerinduan membuat cerita sendiri
pada jari yang tak berharap
geram mengeruk tanah basah
namun sepi-sepi saja semua
terpeluk muasal duka menahun
mengadu bingung kepada kantuk
dari mana tersembur kelalaian
gelap di sini sibuknya terantuk
pada jerat kendali jahat
melatar tetap tegak berdiri
dengan segala yang menyayangi
terlempar kenyal tak mampu gila
dari dulu memang selalu begitu
dan bukankah harus menurut saja..
harus bukan?
whuoiii
terbujur saja kaku wajar
pengap penuh ulat gelisah
terbaring,putih,diam,lengang
dingin dan sejak lama aneh
di dahi segala acuh terpancang
membujuk mimpi erat berteman
kerinduan membuat cerita sendiri
pada jari yang tak berharap
geram mengeruk tanah basah
namun sepi-sepi saja semua
terpeluk muasal duka menahun
mengadu bingung kepada kantuk
dari mana tersembur kelalaian
gelap di sini sibuknya terantuk
pada jerat kendali jahat
melatar tetap tegak berdiri
dengan segala yang menyayangi
terlempar kenyal tak mampu gila
dari dulu memang selalu begitu
dan bukankah harus menurut saja..
harus bukan?
whuoiii
Kamis, Juni 04, 2009
SEPI TIPU TAPA PERTAPA
sepi tipu tapa pertapa
pilu hampa pinta pena
papa tampak rupa pertapa
papah tapa sampai tepi
sepi tipu tapa pertapa
dupa tepis tanpa lupa
simpan betapa sepat mimpi
patuh pertapa tempuh tapa
sepi tipu tapa pertapa
sapu siapa punya sapa
sepi tipu tapa pertapa
pertapa tipu tepi tapa
pilu hampa pinta pena
papa tampak rupa pertapa
papah tapa sampai tepi
sepi tipu tapa pertapa
dupa tepis tanpa lupa
simpan betapa sepat mimpi
patuh pertapa tempuh tapa
sepi tipu tapa pertapa
sapu siapa punya sapa
sepi tipu tapa pertapa
pertapa tipu tepi tapa
SENJA MINEUR
hutang jahat,tubuh membusuk
datang menjinjing mimpi-mimpi
yang harus lepas dan lunas
membubung di langit kecintaan
roh penghuni dinding penyesalan
seperti mata dari kegelapan
dalam titah tiada terbantah
abad yang terlanjur mengajak
segalanya geram berkaca sebagai
tetahunan yang terus terjaga
dalam ketakutan pun ketakutan
hutang jahat,tubuh membusuk
datang menjinjing mimpi-mimpi
mencacah habis semua tubuh
tergantung di tiap masa menghitam
melompat jelajah semua pintu
dan yang berkeringat yang luka
bersembunyi dalam hati dan keinginan
menjadi teror menjadi ledakan
mata-mata mambesar...sedang lubang begitu kecil
merayu setiap bilik...asyik berselidik
datang menjinjing mimpi-mimpi
yang harus lepas dan lunas
membubung di langit kecintaan
roh penghuni dinding penyesalan
seperti mata dari kegelapan
dalam titah tiada terbantah
abad yang terlanjur mengajak
segalanya geram berkaca sebagai
tetahunan yang terus terjaga
dalam ketakutan pun ketakutan
hutang jahat,tubuh membusuk
datang menjinjing mimpi-mimpi
mencacah habis semua tubuh
tergantung di tiap masa menghitam
melompat jelajah semua pintu
dan yang berkeringat yang luka
bersembunyi dalam hati dan keinginan
menjadi teror menjadi ledakan
mata-mata mambesar...sedang lubang begitu kecil
merayu setiap bilik...asyik berselidik
SASAK SETUMPUTAN
menyala
maka rela
bersoraklah dalam
seribu
satu gairah
biar datang
penuh lampu
menjinak
dahaga ratu
merunduk
hampar hendak
belulang
tengah pusaran
gelar setikar
andaipun tiada
ngerucut terkisah
mestikah
membadut berkilah
hancurkan
perahu muasal
istana
sesal berjangkar
tetua mungkin
bebal berpagut
dengan sungut
di carut
hati kalut
salam, salam salami
setapak habis
batas negeri
teruntuk:
sasakku, tanahku
dengan beribu keinginan, beribu keraguan
maka rela
bersoraklah dalam
seribu
satu gairah
biar datang
penuh lampu
menjinak
dahaga ratu
merunduk
hampar hendak
belulang
tengah pusaran
gelar setikar
andaipun tiada
ngerucut terkisah
mestikah
membadut berkilah
hancurkan
perahu muasal
istana
sesal berjangkar
tetua mungkin
bebal berpagut
dengan sungut
di carut
hati kalut
salam, salam salami
setapak habis
batas negeri
teruntuk:
sasakku, tanahku
dengan beribu keinginan, beribu keraguan
BABAD PINAK BURUNG
tetabuhan
anyir darah bau
aneh pasung segala
sorak,lebur,kecut
riak,dahak,diam
legam tulah menanti
kita,kalian,apalagi
maju kalau berani
terbelah di kancah ruah
lompat cempat lompat
bahkan sembarang boleh
jedalah jika tak sayang
keonaran
sekusut benang
tak berujud akhirnya
kita ada pula
kita ada di sana merah
bak garuda laiknya
tak jenuh jua bergagah
tegak tiang habis sudah
di mana kita ada gerah
amuk apa lagi
amuk saja kami tangan
kami yang ini keruwetan
jemu tuk berakhir tumbal
segala onar saja berpura
anyir darah bau
aneh pasung segala
sorak,lebur,kecut
riak,dahak,diam
legam tulah menanti
kita,kalian,apalagi
maju kalau berani
terbelah di kancah ruah
lompat cempat lompat
bahkan sembarang boleh
jedalah jika tak sayang
keonaran
sekusut benang
tak berujud akhirnya
kita ada pula
kita ada di sana merah
bak garuda laiknya
tak jenuh jua bergagah
tegak tiang habis sudah
di mana kita ada gerah
amuk apa lagi
amuk saja kami tangan
kami yang ini keruwetan
jemu tuk berakhir tumbal
segala onar saja berpura
Langganan:
Komentar (Atom)
KE SUE IDAP KU BERAJONG.....NDEK NE BUEQ JUAQ BELON PENGORONG....
I LOVE KOOFEE,KOOFEE LOVE ME,GIVE ME A CUP OF KOOFEE,AND I'LL GIVE YOU THE REAL KOOFEE